Categories: Gaya Hidup

4 Perubahan Hidup Setelah Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

5f81142ca5b0a - Situs Berita Online Terbaik

Kita semua dilahirkan minimal dan nilai kita tidak ditentukan oleh seberapa banyak yang kita miliki. Hal-hal bisa membuat kita bahagia, tapi itu tidak bertahan lama. Padahal, yang sebenarnya kita butuhkan hanyalah buang-buang waktu, tenaga, dan kebebasan.

Kutipan dari buku Fumio Sasaki "Hidup dalam Gaya Jepang yang Disederhanakan". Berikut 4 perubahan yang terjadi setelah penulis mulai menjalani gaya hidup sederhana.

1. Kesederhanaannya memaksa kita untuk berhenti membandingkan diri kita dengan orang lain.

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain adalah aktivitas yang tak ada habisnya seperti mengumpulkan barang. Faktanya, selalu ada orang yang lebih baik dari kita. Jika kita mulai membandingkan diri kita dengan mereka, menjadi lemah karena kita merasa tidak berarti dibandingkan dengan mereka, kita tidak akan pernah melakukan apa-apa.

Sungguh memalukan ketika kita merasa tidak bisa melakukan apa yang kita sukai hanya karena khawatir dengan pendapat orang lain. Dan ketika kita bisa hidup sederhana, hanya memiliki apa yang kita butuhkan, fokus kita beralih dari orang lain ke diri kita sendiri. Ketika kita melepaskan dorongan untuk membandingkan diri kita sendiri, kita mulai menemukan siapa diri kita sebenarnya, jadi kita secara otomatis berhenti memedulikan apa yang orang lain pikirkan tentang kita.

2. Hidup menjadi lebih fokus pada Anda.

Satu-satunya cara untuk fokus pada yang penting adalah dengan menyingkirkan yang penting. Diyakini bahwa ketika kita merasa malas atau tidak termotivasi, itu karena daftar tugas harian kita terlalu panjang untuk melakukan hal-hal yang benar-benar penting.

Itu sebabnya lebih mudah untuk fokus pada hal-hal yang lebih sedikit. Dan tanpa daftar tugas yang panjang, kita dapat fokus pada apa yang benar-benar penting.

3. Lebih sedikit pengeluaran untuk hidup mandiri

Minimalisme adalah cara yang sangat efektif untuk membuat hidup lebih murah. Dengan barang yang lebih sedikit, kita tidak membutuhkan rumah yang besar, artinya kita bisa menghemat biaya perawatan rumah. Biaya hidup juga akan berkurang karena lebih banyak produk yang diperkenalkan.

Setiap barang yang kita miliki membutuhkan perawatan, dan tentu saja rangkaian produk perawatan kita akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah barang yang kita miliki. Hidup sederhana mengajarkan kita untuk berpuas diri dengan apa yang kita miliki dan membuat kita tidak menginginkan lebih di masa depan.

4. Kesederhanaannya membuat kita lebih menghindari risiko

Jika Anda mempertahankan standar hidup yang terakumulasi selama bertahun-tahun, dan tidak menyingkirkan akumulasi, maka ini sama dengan situasi dan risiko konstan. Misalnya, kita harus mempertahankan pekerjaan kita suka atau tidak suka karena kita ingin mempertahankan standar hidup untuk semua hal yang kita miliki.

Dalam kehidupan seorang minimalis, tidak ada yang takut kehilangan pemiliknya. Dengan cara ini, mereka mendapatkan optimisme dan keberanian untuk mengambil risiko.

Prinsip dasar hidup sederhana adalah kita tidak kekurangan apa-apa. Karena itu, kebahagiaan bisa bertahan lebih lama jika didasarkan pada pengalaman hidup daripada produk.

Minimalisme dalam bisnis, mulai dari mana? |: Akademi Militer Narashi

admin

Share
Published by
admin
Tags: GayaHidup