Categories: Pendidikan

Akun Wujudkan Pendidikan Yang Lebih Merata

?media id=2184586931689421 - Situs Berita Online Terbaik

Akun untuk pendidikan yang lebih adil. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyediakan akun belajar (learning.id) kepada jutaan siswa dan guru di Indonesia.

Untuk mempercepat transformasi pendidikan, akun digital ini dapat digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi pendidikan seperti Google Classroom, Google Meet, Google Drive dan lainnya. Hal ini memungkinkan untuk pembelajaran kolaboratif.

12 mata kuliah tersulit bagi calon mahasiswa yang berminat mendaftar untuk mewujudkan pendidikan yang lebih adil.

Akun Learning.id dipercaya dapat membantu memberikan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Langkah-langkah yang dilakukan Kemendikbud untuk membuat akun Learning.id yang bagus. Dikembangkan Kemendikbud, Learning.id itu gratis. Jadi sesuai semangat. Education for all,” ujar Komunikasi Teknologi. dan Pengamat Pendidikan, Dr. Jan Josep Matthews Edward dalam keterangannya, Selasa (20/09/2022).

Ia meyakini akun Study.id yang diluncurkan pada akhir tahun 2020 ini mampu memberdayakan guru di Indonesia.

Di masa pandemi Covid-19, para guru mau tidak mau membuat bahan ajar online.

Dengan menggunakan alat yang tersedia melalui akun pembelajaran, guru sekarang dapat mengembangkan keterampilan mereka dalam bahan ajar dengan cara yang lebih kreatif dan kolaboratif.

Tidak hanya dalam bentuk video, tetapi penuh dengan materi penilaian, tes dan lainnya.

Akun untuk menciptakan pendidikan yang lebih adil Attis pernah meminta Nadim Makarem membahas usulan undang-undang tentang sistem pendidikan nasional

"Pendidik dapat menjadi pembuat konten dan lebih banyak siswa dapat melihat konten mereka," kata Yang.

“Bisa buat konten macam-macam, seperti soal ulangan. Bisa juga buat konten dari universitas seperti ITB. Guru bisa memiliki standar seperti apa yang diujikan saat masuk universitas dan apa yang diajarkan di universitas. Ia menjelaskan bahwa hasil siswa akan lebih baik. ."

Nael Al-Huda, Kepala Pusat Inovasi dan Ekonomi Digital Institute of Development Economics and Finance (INDEF), mengatakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menuntaskan upaya transformasi digital di bidang pendidikan dengan menerbitkan akun . .

Pasalnya, platform pendidikan digital selama ini hanya dikembangkan oleh perusahaan rintisan.

“Swasta tidak bisa menjangkau masyarakat yang tidak bisa memberikan layanan. Seperti yang dijelaskan Nilool, celah ini bisa diisi oleh pemerintah sebagai penyedia layanan gratis.

Neilul mengatakan platform akun Learning.id masih memiliki ruang untuk pengembangan lebih lanjut.

Evalina, lulusan termuda Universitas Brawijaya berjasa menciptakan pendidikan yang lebih merata dengan IPK 3,92

"Kelebihan pemerintah adalah mereka tahu apa yang dibutuhkan siswa, guru, dan administrator. Mereka punya datanya. Saya kira mereka bisa mulai dengan data itu. Itu bisa menjadi keunggulan platform Kemendikbud Ristek."

Dapatkan update berita pilihan dan berita terkini dari Kompas.com setiap hari. Jom join group Telegram kami "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate lalu join. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

PELATIHAN PENDIDIKAN GOOGLE WORKSPACE

admin

Share
Published by
admin
Tags: pendidikan