Categories: Crypto

Aplikasi Pintu Bahas Keamanan Berinvestasi Crypto Republika Online

fintech 190803103700 542 - Situs Berita Online Terbaik

Diskusi tentang investasi dalam cryptocurrency terus menarik perhatian publik.

Door App Membahas Keamanan Investasi Crypto Republika Online, JAKARTA – Diskusi investasi cryptocurrency terus menarik perhatian publik dengan banyak peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini. Di tengah penerimaan positif cryptocurrency, investor mulai khawatir tentang tingkat keamanan yang mereka miliki saat berinvestasi dalam cryptocurrency. Dari keamanan pedagang cryptocurrency itu sendiri, hingga aset yang akan mereka investasikan, hingga peraturan yang menjamin perlindungan investor.

Untuk mengatasi banyak kekhawatiran, Pintu menggali jauh ke dalam podcast berjudul "Apakah Crypto Aman?" dengan Timothius Martin, Direktur Pemasaran Pintu dan Malikulkusno Utomo, Penasihat Umum Pintu.

Timothius Martin, CMO Pintu, mengatakan ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam hal keamanan investasi cryptocurrency, yaitu dari segi hukum, pedagang cryptocurrency harus terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). . dan diawasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Faktor lainnya adalah kita dapat melihat bagaimana perusahaan atau pedagang cryptocurrency melakukan dan kita juga dapat mengevaluasi berdasarkan umpan balik pengguna. Setidaknya kita dapat mempertimbangkan beberapa faktor ini sebelum memutuskan untuk menjual aset kita daripada berinvestasi. bursa terpusat di Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/8/2022).

Timo menambahkan, sebagai pedagang fisik cryptocurrency yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia, Pintu semakin meningkatkan keamanan aset investor. Kami bermitra dengan penjaga tingkat tinggi untuk menjaga cryptocurrency pengguna di Doors. Berbagai kustodian ini menyimpan aset di cold wallet, tempat aset kripto offline atau tidak terhubung ke internet.

“Oleh karena itu, aset Pintu memiliki tingkat keamanan yang tinggi, sehingga puluhan juta investor cryptocurrency di Indonesia tidak perlu khawatir dengan keamanan aset mereka,” ujarnya.

Investasi Cryptocurrency dikenal dengan volatilitasnya, tetapi jumlah investor cryptocurrency di Indonesia terus bertambah. Data Bappebti menunjukkan jumlah investor cryptocurrency mencapai 15,1 juta hingga Juni 2022 dengan nilai transaksi Rp 212 triliun.

Dijuluki Malikulkusno Utomo atau Dimas, Jaksa Agung Pintu mengungkapkan bahwa untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi investor cryptocurrency yang jumlahnya terus bertambah, pemerintah telah melegalkan aset crypto melalui Bappebti sejak 2019 dan telah mengaturnya melalui peraturan no. 5 tahun 2019 dan aturan ini lebih lanjut. disempurnakan dalam peraturan no. 8 Tahun 2021. Selain itu, investasi cryptocurrency dalam hal perpajakan akan diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no. 68 /PMK.03/2022, yang berlaku mulai 1 Mei 2022.

“Namun, untuk memastikan keamanan, Bappebti mewajibkan semua pedagang mata uang kripto yang terdaftar secara resmi untuk memisahkan rekening uang klien dari rekening modal kerja milik perusahaan. Merupakan prinsip Bappebti untuk menjaga keamanan dana nasabah. Dari segi regulasi, legalitas, keamanan dan pengawasan, Bappebti lebih canggih dalam desainnya untuk memastikan keamanan investor dan pedagang cryptocurrency secara keseluruhan,” ujarnya.

Seiring dengan peningkatan jumlah investor cryptocurrency, pedagang cryptocurrency fisik masa depan juga terus berkembang. Bappebti mencatat bahwa ada 11 pedagang cryptocurrency fisik potensial baru pada akhir tahun 2021. Namun kini jumlahnya sudah lebih dari dua kali lipat, artinya 25 perusahaan resmi terdaftar di Bappebti, termasuk PT Pintu Kemana Saja dengan merek Pintu, melayani investor sejak 2020.

“Industri mata uang kripto jatuh dan runtuh dengan banyak peristiwa yang terjadi secara lokal dan di seluruh dunia adalah tahap umum di sektor keuangan, terutama karena mata uang kripto masih relatif baru dibandingkan dengan kendaraan investasi keuangan lainnya. Prinsipnya adalah berinvestasi dalam instrumen keuangan yang berbeda, Anda harus kembali ke dasar, baik itu dasar dalam hal aset yang diinvestasikan, peraturan, dasar pertukaran itu sendiri ", kata Timothius Martin, CEO Pintu. berakhir

Lambung lengkap: proyek Chainlink

admin

Share
Published by
admin
Tags: crypto