Categories: Gaya Hidup

Awas! Gaya Hidup Yang Tidak Aktif Bisa Jadi Penyebab Kematian, Butuh Aktivitas Fisik Yang Baik

54667 ilustrasi hacker - Situs Berita Online Terbaik

Contoh gaya hidup sedentary. [Pexel / Eric McClell]

SuaraJawaCentral.id – Gaya hidup sedentary dapat meningkatkan semua penyebab kematian dan meningkatkan risiko penyakit berbahaya, depresi, dan kecemasan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 60 hingga 85% populasi dunia menetap baik di negara maju maupun berkembang, menjadikannya masalah kesehatan masyarakat yang lebih serius, tetapi tidak cukup. .

Hal ini juga dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, yang membuat segalanya menjadi lebih praktis. Misalnya, mencuci pakaian di mesin cuci dan mencuci lantai membuat tubuh kurang bergerak dengan cara yang rumit. Sementara itu, orang yang berusia di atas 40 tahun pasti akan mengalami pengecilan otot, yang membuat mereka semakin lemah jika otot-otot tersebut tidak dipelihara melalui olahraga.

Sepintas, ada perbedaan nyata antara otot-otot orang yang bergerak sangat sedikit dan mereka yang banyak bergerak.

Baca Juga: Hindari Politik Kantor Buat teman baik

Kementerian Kesehatan memutuskan bahwa gaya hidup sedentary harus dibatasi, karena berbagai penelitian menunjukkan bahwa perilaku tersebut dikaitkan dengan risiko obesitas. Namun tidak terbatas pada, kurangnya aktivitas fisik meningkatkan angka kematian, penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2 dan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.

Ketika kita sehat dan bugar, kita dapat melakukan pekerjaan kita dengan baik.

Di masa remaja dan usia produktif, kita bisa terus melakukan hal-hal produktif. Ketika kita sudah selesai dengan tugas utama kita, seperti bekerja atau menjadi ibu rumah tangga, kita masih bisa melakukan tugas lain.

Misalnya, setelah pulang kerja atau melakukan aktivitas dasar lainnya, kita masih punya waktu untuk berolahraga. Jika tubuh sedang tidak fit, biasanya kita akan langsung merasa lelah. Tubuh kita bisa hidup dengan baik jika kita berolahraga.

Pola hidup sehat termasuk olahraga teratur dan nutrisi yang baik idealnya dimulai sejak masa kanak-kanak.

Lihat juga: Fantastis! Najwa Shihab Senthil menunjukkan kehidupan penghobi polisi Haydn. Apakah uang Anda halal atau tidak?

Menurut pedoman baru yang diterbitkan oleh WHO, anak-anak balita harus menghabiskan lebih sedikit waktu untuk duduk, menatap layar atau terbatas pada kursi dorong dan kursi, tidur lebih nyenyak dan memiliki lebih banyak waktu untuk bermain aktif jika mereka ingin tumbuh dewasa. )

Percakapan berani yang lebih rendah dari kekuasaan Allah Ta'ala Telepon Nooruddin Salim (Abah Ouchet)

admin

Share
Published by
admin
Tags: GayaHidup