Categories: Sejarah

Begini Sejarah Pelabuhan Tanjung Emas Di Semarang

dirreskrimum polda jateng - Situs Berita Online Terbaik

SOLOPOS.COM – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (tanjungmas.semarangkota.go.id)

Solopos.com, SEMARANG – Semarang dikenal sebagai kota pasar sejak zaman penjajahan. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan pelabuhan Tanjung Emas di Semarang. Di bawah ini adalah sejarah pelabuhan Tanjung Emas di Semarang.

Pelabuhan Tanjung Emas merupakan pelabuhan terbesar di Jawa Tengah. Pelabuhan ini memiliki berbagai fasilitas seperti boathouse, alur pelayaran, mooring pool, dermaga, dermaga, gudang, terminal penumpang hingga 3.000 meter persegi.

PromosiJos! Petani & Peternak Klaten dapat mengadvokasi kedaulatan pangan

Belum diketahui secara pasti kapan pelabuhan Tanjung Emas di Semarang akan dibuka. Namun menurut berbagai sumber, sejarah perkembangan pelabuhan Tanjung Emas di Semarang dimulai sekitar abad ke-16.

Dikutip dari pelindo.co.id: Pelabuhan Semarang awalnya terletak di kawasan Bukit Simongan atau Gedong Batu, bersebelahan dengan kelenteng Sem Pu Kong. Namun, lokasi pelabuhan di Bukit Simongan dianggap kurang penting dari segi strategis. Hal ini disebabkan banyaknya endapan pasir dan lumpur, yang membuat sungai yang menghubungkan kota dengan pelabuhan tidak dapat dilalui kapal.

Akhirnya, sekitar tahun 1868, sebuah rawa dibangun untuk memecahkan masalah geologis ini. Selain itu, pada tahun 1872 dibangun kanal pelabuhan baru yang disebut Nieuwe Havenkanal atau Kali Baroe.

Inilah kisah pelabuhan Tanjung Emas yang direbut di Semarang. 50 ekor burung dilindungi dicegah untuk diselundupkan ke Tanjung Emas

Kanal Kali Baru juga merupakan cikal bakal sejarah pelabuhan Tanjung Emas di Semarang. Banyak kapal dari luar negeri yang masuk ke terusan hingga akhirnya menjadi pelabuhan.

Menurut shipapp.co.id, pelabuhan Semarang pada awalnya bernama Pelabuhan Rede dan dibangun pada tahun 1874. Di pelabuhan ini juga terdapat mercusuar Willem III yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda untuk menjadikan Semarang sebagai kota pelabuhan dan perdagangan;

Seiring berjalannya waktu, aktivitas di pelabuhan Semarang semakin meningkat. Pada tahun 1963, pelabuhan Semarang telah menjadi pelabuhan pesisir atau pelabuhan Nusantara yang mampu menampung kapal-kapal besar berbobot mati 2.000 ton (DWT).

Inilah sejarah pelabuhan Tanjung Emas di Semarang. Untuk merasakan Desa Parfum Semarang di Distrik Bersejarah

Seiring berjalannya waktu, pelabuhan Semarang mengalami modernisasi. Beberapa dependensi telah dibangun di port. Pada tanggal 23 November 1985, tahap pertama pembangunan selesai dan Presiden Suharto meresmikan pelabuhan Tanjung Emas.

Tidak diketahui secara pasti siapa yang mencetuskan ide untuk menyebut pelabuhan Semarang sebagai pelabuhan Tanjung Emas. Namun, sebelum dibukanya pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Presiden Suharto pada tahun 1985. Gubernur Jawa Tengah Ismail dan Walikota Solo Hartomo mengunjungi Jakarta pada 31 Januari. Dalam pertemuan itu, Soeharto setuju. Sebut saja Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Pulang ke rumah dengan kapal laut Tanjung Priuk dari Jakarta menuju Tanjung Emas, Semarang.

admin

Share
Published by
admin
Tags: sejarah