Categories: Pendidikan

Guru Besar ITB Sebut Pendidikan Di Masa Depan Mesti Bebas Dan Terbuka Medcom.Id

6297578655070 - Situs Berita Online Terbaik

Jakarta: Sekretaris Panitia Bandung Technology Forum (ITB) Iwan Pranuto mengatakan konsep pendidikan tinggi ke depan harus bebas dan terbuka. Hal ini penting di tengah gelombang kapitalisme yang sangat maju, di mana ruang publik, termasuk pendidikan, menjadi terbatas. Ewan menyuarakan ini di Forum Profesor Sekolah Bisnis Internasional dengan topik "Mendidik Masa Depan Bersama". Ewan menjelaskan, kata "bersama" berarti kondisi ideal di mana setiap orang dapat mengakses sumber daya yang ada. Ewan mengatakan, proporsi ruang publik yang ada saat ini telah dikurangi dengan kepentingan lain. Terutama di negara-negara dunia ketiga.

Apa pendapat Anda tentang artikel ini?

  • Bersulang
  • Menginspirasi
  • Pemalu
  • Patah hati
  • Ia merumuskan bahwa pendidikan publik di Indonesia harus dicapai melalui tiga hal. Artinya ruang, komunitas dan aturan, yang masing-masing harus berjalan beriringan. “Mengenai ruang pendidikan, jelas ada regulasinya, tapi masyarakatnya yang perlu dipertanyakan. Apakah jangkauan pendidikan di Indonesia masih seluas seluruh penduduk Indonesia atau justru menyusut? Itb.ac.id tadinya dikutip pada hari Jumat oleh Iwan.2 September 2022, terlepas dari apakah atau tidak aturan yang ditetapkan meramalkan tindakan korektif untuk secara efektif melibatkan semua orang.Dengan kekayaan pengetahuan bersama (shared knowledge).Hal ini diwujudkan dalam proses pembelajaran multikultural dan interdisipliner yang membantu siswa memperoleh dan menghasilkan pengetahuan, dan membangun kemampuan Pada aplikasi dan kritik. Ewan melihat kepemilikan pengetahuan sebagai bagian dari warisan kognitif umum peradaban manusia. Dalam proses transfer pengetahuan ini, dimungkinkan untuk menciptakan pengetahuan baru di dunia baru. " Kita harus mulai belajar dari pengetahuan umum. Bukannya kita anti kapitalis, tapi kita harus memperjuangkan akses iptek untuk masyarakat luas, sehingga hasil produksi pengetahuan, termasuk pengalaman dalam proses belajar mengajar, juga harus. Itu dibagikan di bawah pengetahuan publik. "Terlepas dari aspek teoritis, pendidikan tinggi sayangnya tidak menjadi pelindung pengetahuan publik yang sebenarnya. Penelitian saat ini menargetkan kepentingan tertentu, memaksa orang untuk berjuang terlebih dahulu untuk mendapatkan pengetahuan yang seharusnya umum. "Saya percaya bahwa ITB harus menjadi ujung tombak dalam perjuangan untuk membuat pengetahuan dan ilmu yang mereka hasilkan tersedia secara bebas dan tersedia bagi orang-orang. “Kita harus berani menulis ulang masa depan kita dan masa depan pendidikan kita,” kata Ewan.

    (sesuatu)

    luar biasa!! Hendro Verso: Capolari, cari tahu kebenarannya, jangan jadi insinyur dan jangan mendekat lagi

    admin

    Share
    Published by
    admin
    Tags: pendidikan