Categories: Teknologi

Kominfo Tingkatkan UMKM Kota Ternate Terapkan Teknologi Digital ANTARA

ridwan kamil minta walkot depok evaluasi keamanan rawa kalong sebagai destinasi wisata - Situs Berita Online Terbaik

Jakarta (Antara) – Direktur Divisi Ekonomi Digital I Nyoman Adhiarna Kementerian Komunikasi dan Informatika sangat fokus pada pembangunan Indonesia Timur, mendorong pengembangan usaha kecil, kecil dan menengah (UMKM) di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Untuk mengimplementasikan teknologi digital.

“Dengan tingkat adopsi digital yang tinggi, daya saing UKM juga akan tinggi,” ujarnya online di sela-sela acara media sosial bagi UKM untuk meningkatkan akses perdagangan di Ternet, Maluku Utara.

Dalam hal ini, berbagai kontak memberikan informasi tentang penggunaan aplikasi digital. Newman menemukan bahwa peserta sangat antusias dalam menerapkan teknologi baru.

Ia meyakini jika UKM di berbagai daerah memiliki semangat yang sama dengan Ternate, mereka akan tumbuh lebih cepat dan melebihi harapan pemerintah.

“Tentu ini menjadi insentif bagi Direktorat Ekonomi Digital untuk membuat program yang lebih baik dan sesuai untuk mendukung UMKM,” ujarnya.

Salah satu pembicara yang hadir adalah Cashier Chief Operating Officer Hadwin Rarumangkai. Sebagai aplikasi pembukuan dan pelacakan uang untuk UKM, Hadwin mengatakan pihaknya sengaja membuat Qasir menjadi user-friendly, mudah dipelajari dan digunakan, serta sangat terjangkau (mulai dari R1.000 per hari) untuk UKM.

“Saya juga buka data sekarang, Ternate merupakan salah satu kota dengan jumlah pengguna Kasir tertinggi, mengingat lanskap wilayah dan jumlah usaha kecil dan menengah,” kata Ivan.

Divisi Bisnis Digital Asuransi BRI Sara San Siska Manurung telah meluncurkan produk asuransi khusus untuk UKM yang “ramah kantong” karena preminya hanya Rp. 40 ribu per tahun.

Pada saat yang sama, Febrizal Effendi, Kepala Proyek Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Badan Zakat Nasional (BAZNAS) dan beberapa pejabat dari BAZNAS Kota Ternet juga hadir untuk mengangkat masalah dukungan permodalan bagi UMKM. Di Kota Ternet, Baznas Mustahik (Penerima Zakat) dan Muzaki (Donatur Zakat) mengaku telah membuat jam dan jam khusus bagi mereka yang mencari berbagai informasi tentang Program Baznas untuk UMKM.

Di akhir sambutan, Puti Adela Elwina Kaminfa, Koordinator Riset dan Evaluasi Dampak UKM, membeli seluruh produk olahan yang dibawa oleh para peserta. Putty juga mempromosikan penggunaan teknologi pembayaran digital.

“Terima kasih kepada para peserta yang telah menyempatkan diri untuk membawa sampel produk daur ulang. Kami grosir, tetapi pembayarannya hanya tunai, Anda dapat menggunakan dompet atau QRIS apa saja, ”kata Putti.

Wartawan: M Bakir Idrus Alatas Penerbit: Adi Lazurdi Hak Cipta © ANTARA 2022

admin

Share
Published by
admin
Tags: Teknologi