Posted on

Dalam Artikel ini akan mengupas tuntas tentang pengertian bahasa Sosiolinguistik, teks dan wacana, dan berbagai variasi bentuknya. Bahasa dan kondisi sosial penuturan nya adalah tentang sosiolinguistik. Bidang studi mempertimbangkan komunitas pengguna bahasa, dan bagaimana bahasa mempengaruhi kondisi sosial mereka.

Hanya sekarang Sobat akan fokus pada teks dalam artikel edukasi ini. Tentunya Sobat pasti sering mendengar kata “teks” dan “wacana“.

Sebagai contoh, saat pak guru menginstruksikan para muridnya untuk melihat teks dengan nomor 1 – 10. Di perguruan tinggi, profesor Sobat sering memberi Anda tugas untuk menulis tanggapan terhadap artikel teks dengan materi berita.

Walau terkadang sering fasih terdengar, beberapa orang dapat mengerti dan tahu apa arti teks. Akan tetapi tidak banyak orang tahu tentang jenis teks dan wacana yang berbeda-beda jenis.

Unsur Bahasa Dalam Bentuk Wacana

Tentunya pembentukan suatu wacana memiliki unsur 2 hal yang dapat membentuk suatu tujuan wacana yang dilontarkan. Kedua unsur wacana tersebut diantaranya yakni: internal dan external. Lebih lanjut mari kita tengok 2 unsur wacana tersebut, di antaranya:

Daftar Unsur Internal Dalam Wacana

  1. Kata/Teks dan Suatu Kalimat
  2. Teks dalam bentuk tulisan dan konteks yang bermakna sejajar serta koordinatif.

Daftar Unsur External Wacana

  1. Implikatur (Grice: suatu kalimat ujaran dengan tujuan memberikan maksud atau arti dari sesuatu ucapan yang berbeda arti).
  2. Presuposisi (Asumsi/Estimasi/Anggapan)
  3. Rekomendasi atau Referensi dengan artian suatu hubungan antara kata dan beda
  4. Inferensi yakni kesimpulan/simpulan
  5. Konteks merupakan isi dari suatu wujud komunikatif, kontekstual dan interpretat

Sehingga untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemahaman serta pengertian teks dan wacana. Tentunya hal ini dapat meningkatkan pemahaman bacaan literasi Sobat. Yuks cekidot, tak perlu menunggu lama lagi. Simak saja penjelasannya dari mimin di bawah ini.

Perbedaan Arti dari Teks dan Wacana?

Kebanyakan orang mengira teks dan wacana itu sama. Makanya teks dan wacana sering digunakan secara bersamaan. Tetapi ternyata keduanya tidak sama loh. Seperti pendapat Stubbs berikut ini :

Teks merupakan suatu tutur bicara yang monolog dan noninteraktif. Sedangkan itu, wacana adalah suatu kalimat bicara dengan sifat interaktif.

Berdasarkan pendapat Stubbs menjelaskan bahwa teks dan wacana tidaklah sama, dan sering digunakan bersama-sama dalam satu kalimat.

Perbedaan antara keduanya adalah teks mengacu pada tampilan visual suatu dokumen, seperti kata, warna, dan tata letak. Sedangkan wacana mengacu pada ide-ide yang terkandung dalam sebuah tulisan, dan bagaimana cara ide-ide tersebut diungkapkan.

Pengertian Teks dan Wacana Berdasarkan Pendapat 6 Para Ahli Bahasa

Untuk memperjelas pengertian apa itu teks lebih terang dan mengelaborasi lebih luas lagi, berikut ini ialah pengertian menurut beberapa pakar:

Ahli Bahasa Beaugrande dan Dressler

Menurut Beaugrande dan Dressler teks merujuk pada suatu peristiwa komunikatif. Teks dapat di transmisikan via saluran atau media yang layak dan secara tepat akan memiliki fungsi yang memenuhi tujuan komunikatif hal yang demikian.

Adanya tindakan dalam keadaan komunikatif memberikan kerangka kerja. Kecuali itu, teks cuma bisa dipahami dan dikaji lebih dalam dengan kerangka tindakan dalam keadaan komunikatif hal yang demikian.

Namun untuk wacana menurutnya merupakan suatu bahagian bahagian layaknya seperti bab, chapter, episode, ayat, perenggan, dan sebagainya.

Dari penjelasan di atas, bisa terlihat dari pendapat Beaugrande dan Dressler tentang teks dan wacana.

Daniella Kallmeyer, dkk

Pendapat kedua dikemukakan oleh Kallmeyer, dkk. Teks diistilahkan sebagai sinyal komunikatif yang diaplikasikan di dalam sebuah interaksi komunikatif.

Bell, Alexander Melville 1819-1905

Bell menerangkan teks ialah hasil rangkaian ekspresi linguistik terprogram yang menyusun kesatuan utuh. Teks juga ialah produk formal alternatif dari sistem tema tata bahasa yang membawa arti semantik dari preposisi via kalimat yang dihubungkan dengan sistem kohesi.

Secara luas, teks diistilahkan suatu kejadian komunikatif yang memenuhi tujuh standar tekstualitas. Bagaimana seandainya salah satu dari standar ini dianggap belum dipenuhi?

Maka teks tak bisa dikatakan komunikatif. Dengan menurut Bell ini, maka teks non-komunikatif diperlakukan sebagai non-teks.

Luxemburg, et.al. ( 1992:87 )

Senada dengan pendapat bell, Luxemburg menerangkan seandainya teks ialah ungkapan bahasa berdasar pada menurut isi, sintaksis, dan pragmatik ialah suatu satu kesatuan.

Menurutnya, minimal ada tiga hal yang patut ada dalam sebuah teks di antaranya isi, sintaksis. Sedangkan pragmatik merupakan ilmu dalam tindakan yang di lakukan bilamana suatu bahasa dipergunakan dalam konteks khusus.

Adapun komponen isi dalam suatu teks sangat berkaitan dengan konten dari suatu teks hal yang demikian. Jadi membaca teks berkaitan semantik dengan awalan hingga akhiran.

Halliday dan Hasan – 1985

Teks di istilahkan sebagai sebuah satuan tata bahasa semiotika sosial. Cuma saja satuan bahasa yang dimaksud bukan satuan bahasa gramatikal seperti klausa atau kalimat dan tak diatur oleh ukurannya.

Satuan bahasa yang di aplikasikan ialah yang komplit secara tertulis seperti buku, surat, dokumen tertulis dan lain sebagainya.

Ahli Nababan ( 2003 )

Terakhir, teks menurut pemikiran Nababan. Dalam pandangan nya, teks ialah suatu esensi bentuk bahasa. Jadi, teks dapat di realisasikan atau di buat dalam bentuk wacana dan lebih bersifat konseptual dengan ekspresi ganda.

Makanya dikala menyusun teks untuk tujuan tertentu, kamu bisa diistilahkan sedang melaksanakan pemilihan bentuk dan struktur teks yang akan diaplikasikan agar pesan yang diharapkan bisa tersampaikan secara tepat.

Penjelasan Nababan soal pengertian teks ini juga cukup terperinci dan sangat komplit. Sehingga sobat dipastikan bisa cepat semakin mudah memahami definisi teks dalam sebuah literasi.

9 Bentuk Variasi Teks dan Wacana

Perlu kalian ketahui, bahwasan nya Teks tak cuma satu bentuk. Ada banyak teks dengan karakteristik masing-masing yang sangat berbeda. Di antara banyak macamnya, berikut ini ialah beberapa teladan ragam teks yang banyak di aplikasikan.

Secara umum, ragam-ragam varian teks antara lain: teks narasi, teks deskripsi, teks narasi, teks eksplanasi, teks eksposisi, teks prosedur, teks anekdot, teks info, teks normatif dan teks laporan.

Teks Narasi

Teks Narasi ialah variasi suatu teks yang berisi cerita dengan kejadian atau peristiwa yang runut. Jadi, jenis teks narasi ini biasanya memuat kronologi terjadinya suatu peristiwa.

Faktor yang patut ada dalam teks narasi ialah kejadian, tokoh, alur, dan latar mulai dari latar waktu, daerah, atau suasana. Maka bisa disimpulkan, teks narasi ialah cerita yang memaparkan sebuah perselisihan pada suatu peristiwa yang dialami penulis secara urut.

Menurut Keraf, teks narasi memiliki ciri-ciri ialah a) mengutamakan tindakan dan tindakan, b) diurutkan layak waktu, c) cakap menjawab pertanyaan ‘apa yang terjadi’, d) terdapat adanya perselisihan.

Teks Deskripsi

Variasi Teks Deskripsi ialah ragam teks yang tak jarang pula diaplikasikan dan ditemukan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, teks deskripsi ialah teks pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata yang terang dan terperinci.

Berisi penggambaran daerah, obyek, daerah atau peristiwa yang bisa dirasakan, dipandang, dicium, dan didengar. Teks deskripsi menandakan keadaan obyek dari sudut pandang penulis.

Jadi penulis patut cakap menerangkan sesuatu dalam bentuk tulisan secara konkret. Sehingga pembaca bisa menikmati secara lantas apa yang diterangkan dalam teks deskripsi.

Sama halnya seperti teks-teks lainnya, teks deskripsi juga memiliki kekhasan ciri khusus. Adapun jenis Teks ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Teks deskripsi sebagai sarana penggambaran atau penjelasan sebuah obyek.
  • Penggambaran aditulis secara terperinci yang melibatkan faktor indra manusia.
  • Penggambaran ditulis sejelas mungkin sehingga pembaca bisa menikmati lantas apa yang ada di dalam teks deskripsi.
  • Menggunakan bahasa yang mudah dan tak jarang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Lazimnya bahasa yang padat dan terang
  • Menggunakan bahasa kiasan
  • Menjelaskan ciri jasmani seperti bentuk, ukuran, warna maupun keadaan suatu obyek yang ingin diterangkan.

Teks Eksplanasi

Variasi teks ini juga cukup familiar loh. Teks eksplanasi ialah tulisan yang berisi penjelasan perihal sebab-dampak serta proses yang berkaitan dengan fenomena-fenomena alam maupun sosial yang terjadi.

Teks Eksposisi

Sementara itu, teks eksposisi ialah sebuah karangan atau paragraf yang mengandung info atau pengetahuan yang mencoba diterangkan dalam bentuk yang padat, singkat dan terang.

Teks Prosedur

Ada pula yang namanya teks prosedur. Layak dengan namanya, teks ini berisi perihal langkah-langkah atau tahap-tahap untuk melaksanakan sesuatu secara berurutan. Lazimnya teks ini bisa ditemukan dalam teks perihal kiat tertentu.

Ingin mengetahui lebih lanjut perihal pengertian, struktur dan teladan teks prosedur yang baik, selengkapnya di Pengertian Teks Prosedur

Teks Anekdot

Kemungkinan besar teks ini jarang diketahui orang. Tetapi teks ini tergolong ragam-ragam teks. Namanya teks anekdot. Bukan sekedar cerita lucu, teks ini memiliki fungsi penting ialah mengkritik atau menyindir seseorang, instansi, atau keadaan sosial. Jadi kritik yang diberi tahu dibalut dengan humor atau lelucon.

Sehingga kritik yang dilontarkan tak memakai kata tajam melainkan konsisten bermakna. Salah satu tokoh yang tak jarang membikin anekdot ialah mendiang Gus Dur.

Teks Laporan

Ragam bentuk teks berikutnya ialah teks laporan. Tujuan teks laporan ini menandakan fenomena dari suatu obyek, keadaan, atau peristiwa secara komplit. Adapun Teks laporan juga tak jarang disebut sebagai teks golongan sebab memuat golongan mengenai ragam sesuatu menurut kriteria tertentu.

Teks Informasi

Sedangkan yang sering sobat lihat dalam mesin pencari merupakan variasi teks informasi. Sobat pasti cukup tak jarang membaca ini di koran atau media online. Menurut Herman RN dalam buku Jurnalistik Praktis, teks informasi ialah suatu laporan peristiwa yang memiliki poin informasi atau kabar berita (news value), aktual, fraktual, penting, dan menarik.

Meskipun dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, informasi diistilahkan sebagai laporan; info; cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.

Teks Normative

Terakhir, Variasi Teks normatif ialah teks yang ditulis menurut norma, regulasi. suatu kalimat ketetapan yang berlaku baik secara tertulis maupun tak tertulis sebelumnya dalam lingkungan kenegaraan dan masyarakat menurut regulasi dan undang-undang yang berlaku.

Tertib-regulasi disini betul-betul banyak ya, ada regulasi kesusilaan, regulasi agama, regulasi masyarakat dan lainnya.

Pertanyaan Lazim Perihal Pemahaman Teks dan Wacana

Apa yang dimaksud dengan teks?

Menurut KBBI, teks ialah sebuah rangkaian kata – kata lisan asli dalam bentuk tulisan.

Apa yang dimaksud dengan wacana?

Menurut KBBI, wacana ialah sebuah sebuah bentuk keseluruhan komunikasi verbal atau percakapan antara kedua orang.

Letak Perbedaan antara Teks dan Wacana?

Artian teks merupakan sebuah tulisan yang hanya berisi tulisan tanpa memperhatikan kerangka 5W+1H.

Wacana ialah suatu bentuk tulisan dalam karangan yang berisi kerangka 5W+1H dan dapat berupa karangan secara utuh.

Teks dan wacana sering dianggap sama dan hanya dibedakan dalam hal bentuk pemakaian. Untuk wacana lebih mengarah sifat abstrak dan merupakan realisasi ungkapan makna dari teks.

Apa maksud dari teks bacaan pada sebuah buku?

Maksud dari teks bacaan ialah sebuah seni karya tulisan tangan dalam bentuk karangan tertulis yang dibuat atas azas pemikiran atau inspirasi seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.