Categories: Pendidikan

Peduli Pendidikan Dan Adminduk Masyarakat RiauPos

information min - Situs Berita Online Terbaik

SIAK (RIAUPOS.CO) – Bujang Kampung atau Bupati Ngantor di Kampung yang digagas Bupati Siak Alfedri dan Wakil Bupati Siak Husni Merza terus merambah desa-desa yang berbatasan dengan Kabupaten Siak.

Kali ini program Bujang Kampung hadir pada Jumat pagi (16 September) di Desa Penengat, Kecamatan Sungai Apit. Bupati Alfred mengatakan melalui program ini, warga Kabupaten Siak sangat merasakan pelayanan yang ditawarkan.

nmax agustus 600 - Situs Berita Online Terbaik

Proyek Bujang Kampung dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelayanan untuk kepentingan masyarakat. “Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan meningkatkan pendidikan melalui program Keluarga Harapan (PKH), Satu Keluarga, Satu Sarjana,” kata Bupati Siak Alfredi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Siaka Alfredi memimpin rapat di kantor Pengulu Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit dan mengirimkan agenda ke Dusun Mungkal, Tanjung Pal untuk meninjau lokasi pembangunan sekolah menengah di atap dan bangunan masjid yang unik. .

Hal ini berfungsi untuk mencapai visi dan misi kepedulian dan komitmen untuk memandu kebijakan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai dan berkualitas dari PAUD hingga perguruan tinggi.

“Makanya kita akan segera membangun Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dusun Bungkal, di desa Penyengat di sini, agar anak-anak desa Penyengat bisa sekolah lagi selama 12 tahun,” kata Bupati Alfredi.

Selain itu, Bupati Alfadri mensinyalir telah diterapkan pelatihan pegawai negeri sipil kontrak (PPPK). Pada tahun 2023, 1.556 kursus pelatihan guru akan ditawarkan kembali.

Pemerintah Kabupaten Siak akan memprioritaskan ketersediaan guru untuk posisi mengajar di SD 24 dan juga memberikan pelatihan bagi guru sekolah menengah di bawah satu atap.

Tentu tidak sebatas itu, penerapan PKB tahun ini akan menjadi prioritas untuk mengisi kekurangan beberapa guru di SD 25 Mekar Jaya. (Kapan)

Hal ini dilakukan sebagai tanda terima kasih kepada pemimpin Dusun Mekar Jai yang telah menyumbangkan tanah untuk membangun masjid dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk Dusun Mekar Jai. “Saya berharap walikota bisa membangun desa ini ke arah yang lebih baik,” kata Bupati Alfredi.

Samsidar, Kepala SD 24 Tanjung Pal di Dusun Mungkal, mengatakan kekurangan guru menjadi salah satu kendala dalam proses belajar mengajar di Dusun Mungkal. “Kami tentu berharap Bupati Siaka dan Kemendikbud memperhatikan keadaan integritas pendidikan anak didik kita,” ujarnya.

Dijelaskan dia, hanya tersisa tujuh guru yang bekerja di PAUD, termasuk PPC, yang diperkirakan ada 12. “Kami berharap ada tambahan guru di sini. ajudan bupati Siak,” kata Samsidar .

Melalui skema Bujang Kampung, Bupati Alfredi mengajaknya untuk aktif membayarkan zakat kepada mereka yang mampu membersihkan hartanya dan bersedekah untuk memudahkan penghidupan mereka. “Mari kita bersama-sama membantu pembangunan Masjid Dusun Mekar Jaya agar nantinya tempat peribadatan ini segera selesai sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Bupati Alfredi. (Kapan)

Menyangkal diri, pernikahan beda agama hanya memikirkan dunia, tidak memikirkan akhirat? |: tvOne CDK:

admin

Share
Published by
admin
Tags: pendidikan