Categories: Kesehatan

Pemerintah Targetkan 60 Persen Produksi Alat Kesehatan Gunakan Komponen Lokal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi

Unknown 1 31 - Situs Berita Online Terbaik

20220830 Pemerintah menargetkan 60% produksi alat kesehatan menggunakan bahan lokal Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadykin sebelum menghadiri rapat tinjauan PPKM pada Selasa (23 Agustus 2022) di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Sekretariat Humas/Agung)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadykin menegaskan, pemerintah menargetkan 60 persen produksi alat kesehatan (Alkes) dalam negeri menggunakan bahan lokal.

“Kalau ada beberapa komponen dari luar negeri, itu biasa. Tapi kita tidak bisa begitu lama. Hal tersebut diumumkan oleh Menteri Kesehatan melalui situs resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Senin (29/2019). 08/2022).

Budi mengakui produk kesehatan Indonesia, baik jadi maupun mentah, saat ini didominasi oleh produk impor. Transaksi impor alat kesehatan tahun 2019-2020 mencapai 88 persen, sedangkan untuk barang dalam negeri hanya sekitar 12 persen. Untuk itu, pemerintah melakukan transformasi ketahanan sistem kesehatan yang salah satunya bertujuan untuk mendorong pengembangan alat kesehatan produksi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada alat kesehatan impor.

“Kemarin saat pandemi terasa sulit mencari masker, APD (alat pelindung diri). Untuk memastikan independensi alat kesehatan rumah, kami mentransformasi layanan kesehatan, terutama pilar ketiga, yang mengubah keberlanjutan layanan kesehatan. akan ada pandemi lain, kita tidak akan bergantung pada negara lain, ”katanya.

Melalui transformasi ini, Budi optimistis Indonesia secara bertahap mampu memproduksi alat kesehatan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Meski hanya alat kesehatan berteknologi rendah yang bisa diproduksi, Menkes berharap industri kesehatan Indonesia bisa berkembang lebih jauh untuk bisa memproduksi alat kesehatan berteknologi tinggi nantinya.

“Sekarang kita sudah mulai, semua alat kesehatan, jika memungkinkan, bisa diproduksi di dalam negeri. Ini adalah salah satu inisiatif di bidang meja samping tempat tidur, pompa infus, meja operasi dan monitor samping tempat tidur. Sebelumnya, masker dan alat pelindung diri sulit dibayangkan. Kami secara bertahap membangunnya untuk ini, ”katanya.

Selain itu, Menkes juga mengharapkan dukungan dari produsen dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mencapai kemandirian di bidang kesehatan.

Selain meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi alat kesehatan dalam negeri, Menkes juga mengimbau agar belanja alat kesehatan di dalam negeri dapat dimaksimalkan. Komitmen ini sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 dalam rangka mensukseskan Gernas BBI.

“Presiden berencana meningkatkan belanja produk lokal hingga 95 persen tahun depan. Kami berharap ke depan semakin banyak industri kesehatan yang dapat memproduksi produk medis dalam negeri dengan kandungan komponen lokal yang tinggi,” tutupnya. (KEMENTERIAN KESEHATAN/PBB)

Strategi Penguatan Sistem Kesehatan Lintas Sektor untuk Indonesia Emas

admin

Share
Published by
admin
Tags: kesehatan