Categories: Teknologi

Pentingnya Mengintegrasikan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran

mini magick20180818 2768 15mus55 - Situs Berita Online Terbaik

Saat ini kita memasuki era masyarakat 5.0, dimana kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari teknologi informasi. Internet sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Dengan berkembangnya internet dan teknologi informasi, masyarakat semakin mudah untuk berkomunikasi, mencari informasi dan melakukan transaksi. Hidup manusia hampa tanpa internet.

Apalagi saat wabah Covid-19 masih berkisar pada kemanusiaan, kehidupan manusia menjadi semakin tidak terpisahkan dari kehadiran internet dan teknologi. Semua aktivitas manusia dialihkan ke rumah, dari rumah untuk bekerja ke rumah untuk belajar. Ketika orang dibatasi dalam pergerakannya, Internet menjadi oase di tengah gurun. Internet meruntuhkan tembok yang memisahkan orang dari dunia luar. Sejauh ini, sementara situasinya berangsur-angsur membaik, kebiasaannya tetap sama.

Perkembangan Internet berarti Anda dapat belajar di mana saja di dunia pendidikan. Siswa harus belajar melalui otonomi, dimana siswa dapat menjadi individu yang mandiri dalam proses mencari ilmu. Ruang kelas bisa dimana saja. Flipped classroom bukanlah hal baru bagi dunia pendidikan. Homeschooling mengharuskan semua siswa memiliki akses ke internet dan berbagai platform pembelajaran untuk melanjutkan pencarian mereka akan pengetahuan.

Beruntunglah generasi saat ini adalah Generasi Z. Generasi ini juga dikenal sebagai digital natives, terutama mereka yang lahir dan besar di era digital. Tidak sulit bagi mereka untuk mengakses informasi dan menggunakan media digital. Mereka juga lebih memilih pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi daripada pembelajaran dengan kertas dan pensil. Fenomena ini mendorong guru untuk menjadi guru yang inovatif dan kreatif.

Peran guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, ia menjadi fasilitator dan fasilitator pembelajaran. Namun, ini tidak berarti bahwa siswa bebas untuk mencari pengetahuan di Internet, guru harus selalu membantu mereka mengatur informasi yang sesuai dengan tujuan dan sifat pendidikan di negara ini. Guru terus menjadi "penyaring" informasi dan asisten utama siswa dalam mengumpulkan informasi dan mengubahnya menjadi pengetahuan. Hal ini sesuai dengan prinsip “Tut Wuri Handayani” oleh Ki Hajar Devantari.

Dalam hal pembelajaran dan teknologi, dua hal ini tidak dapat dipisahkan. Guru harus mampu mengintegrasikan TPACK ke dalam pengajaran. Ada banyak platform pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk mengembangkan materi dan dukungan pembelajaran, seperti Quizziz, Kahoot! Canva, Padlet, Google Workspace, dll. Dengan banyaknya platform pembelajaran inovatif yang tersedia, para pendidik perlu kreatif dalam merancang materi pembelajaran dan menyesuaikannya dengan kebutuhan spesifik siswa.

Optimasi Pembelajaran Terpadu TPACK sangat penting untuk mengajar bahasa Inggris. Pembelajaran bahasa Inggris yang masih dianggap sulit bagi sebagian siswa khususnya di daerah harus menyertakan metode pembelajaran yang inovatif, namun tetap harus disesuaikan dengan lingkungan tempat tinggalnya. Misalnya, pengembangan media interaktif berbasis Canva memudahkan siswa mempelajari materi dengan cara yang menarik. Desain bahan ajar harus disesuaikan dengan "gaya dan minat belajar khusus" siswa, dan Canva memudahkan guru untuk membedakan pengajaran berdasarkan gaya dan minat belajar siswa. Selain itu, aplikasi Canva juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam menyampaikan pemahamannya terhadap materi pelajaran.

Mengoptimalkan pembelajaran melalui integrasi TPACK adalah harapan para pendidik milenial. Dengan menggunakan teknologi informasi dan mengintegrasikannya ke dalam pengajaran, akan lebih mudah bagi guru untuk mentransfer pengetahuan mereka. Hal ini juga dapat membuat belajar lebih menyenangkan dan interaktif. Siswa akan lebih tertarik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, guru harus mengetahui informasi dan pengetahuan terkait pembelajaran berbasis TPACK agar dapat memberikan pembelajaran yang bermakna kepada siswa.

Belajarlah lagi

Tinggalkan komentar

Berkomentarlah dengan bijak dan tanggung jawab. Komentar milik Komentator sebagaimana didefinisikan dalam UU ITE

KIRIM

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama meninggalkan komentar.

Lihat semua komentar (0)

Bagaimana mengintegrasikan TPACK (Pengetahuan Konten Pedagogik Teknologi) ke dalam pengajaran

admin

Share
Published by
admin
Tags: Teknologi