Categories: Kesehatan

Penyidik Evaluasi Kesehatan Putri Candrawathi Menjelang Berkas P21 ANTARA Sulawesi Tenggara

Jakarta (Antara). Tim Reserse Polri saat ini sedang mengevaluasi kesehatan fisik dan mental Putra Kandrawati untuk mengambil langkah lebih lanjut setelah jaksa mengumumkan penutupan kasusnya, juga dikenal sebagai P-21.

“Dari hasil kontak kami dengan penyidik, penyidik ​​saat ini fokus untuk memeriksa kesehatan Ibu BS baik fisik maupun psikis,” kata Kapolri Irjen Pol kepada Dede Prosetio Polda Metro Jaya. Hubungan. Mabes Polri Jakarta, Selasa.

Putri Kandrawati, tersangka dugaan pembunuhan berencana Brigadir Novriancio Joshua Hotabarat atau Brigadir C, ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya termasuk suaminya Verdi Samba, kemudian Bharada Richard Eliezer, Prebka Rizal Vipova dan Strong. Melayani

Pemeriksaan kesehatan harus menentukan langkah selanjutnya ketika Kejaksaan Agung mengumumkan pekan ini bahwa berkas lima tersangka pembunuhan Brigjen J (P-21) telah selesai, kata Dadi.

"Kalau P-21 diumumkan minggu ini, tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke Kejaksaan Agung (JPU) untuk proses praperadilan," kata Daddy.

Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan Putra Kandrawati menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan psikologis mulai hari ini. Hasil pemeriksaan kesehatan ini akan diserahkan untuk dilakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim medis kepolisian. Namun, Polri memanggil Putri Kandrawati untuk menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokternya.

“Di luar trotoar polisi, tetapi jika pengacara ingin pendapat kedua , silakan. Anda juga akan melaporkan temuan tersebut kepada penyelidik, dan penyelidik akan meneruskannya.

Secara terpisah, Kejaksaan Agung mengumumkan agenda konferensi pers perkembangan kasus terhadap tersangka Verdi Samba dan kawan-kawan yang akan digelar Rabu (28.09) pukul 15.00 WIB di lobi Jumpedom. konstruksi. kantor kejaksaan.

“Kami mengundang awak media atau wartawan lain untuk mengunjungi kami guna membahas perkembangan terakhir kasus tersangka F.S. dan lainnya,” kata kantor kejaksaan dalam sebuah pernyataan dari Busbincom pada hari Selasa.

Dan sebelumnya, pada Kamis, 1 September 2022, Putri Kandrati mengajukan petisi untuk tidak ditahan dengan alasan kemanusiaan, dia masih memiliki anak kecil dan kondisi kesehatannya tidak stabil.

Sedangkan setelah bahan-bahan perkara dianggap lengkap dan bagian kedua (tersangka dan barang bukti) diserahkan kepada kejaksaan, maka tindakan penahanan terhadap tersangka beralih ke wilayah hukum kejaksaan.

Berita tersebut dimuat di Antaranews.com dengan judul: Penyidik ​​menilai status kesehatan Putra Kandrawati ke berkas P-21.

admin

Share
Published by
admin
Tags: kesehatan