Categories: Teknologi

Perang Teknologi, Ini Senjata ‘Ngeri’ AS Buat Hancurkan China CNBC Indonesia

62b01d37bb5d4 - Situs Berita Online Terbaik

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat sedang mengembangkan senjata untuk mengalahkan China di bidang teknologi. Basis baru sedang dikembangkan untuk meningkatkan daya saing AS dalam manufaktur semikonduktor domestik dan penelitian ilmiah.

Presiden Joe Biden juga menandatangani Chips and Science Act, sebuah rencana yang akan mendorong miliaran dolar ke Amerika Serikat melalui peraturan final.

"Hari ini adalah hari untuk membangun. Amerika berhasil hari ini," kata Biden pada upacara penandatanganan.

Pangkalan tersebut akan mencakup lebih dari $52 miliar (773,5 triliun rupiah) untuk perusahaan AS yang membuat chip komputer. $ 1 miliar lainnya akan dihabiskan untuk mendorong investasi di bidang manufaktur semikonduktor.

Penelitian dan pengembangan ilmiah juga akan menerima dana puluhan juta dolar. Hal ini dapat merangsang inovasi dan pengembangan teknologi lainnya.

Gedung Putih mengatakan perusahaan yang didukung oleh undang-undang tersebut mengumumkan lebih dari $44 triliun investasi baru di bidang manufaktur semikonduktor. Dari jumlah ini, $40 miliar (595 triliun rupiah) berasal dari investasi Micron dalam produksi chip memori.

Dengan inisiatif ini, Gedung Putih mengatakan akan menciptakan 8.000 pekerjaan baru. Pangsa pasar AS juga diperkirakan meningkat dari sebelumnya 2% menjadi 10%.

Qualcomm dan Global Foundries juga mengumumkan kemitraan baru, menurut Gedung Putih. Salah satunya adalah ekspansi pembuatan chip senilai $4,2 miliar (62,4 triliun rupiah) untuk pabrikan Global Foundries di negara bagian New York.

Industri chip global tidak didominasi oleh pasar AS. Amerika Serikat hanya memproduksi 10% dari pasokan semikonduktor dunia. Asia Timur menguasai 75% dan banyak raksasa semikonduktor memusatkan produksi mereka di sana.

Semikonduktor adalah bagian penting dari produk seperti elektronik, mobil, peralatan kesehatan, dan sistem senjata. Sayangnya, sektor ini menjadi salah satu korban wabah Covid-19. Industri telah dikejutkan oleh kekurangan chip dan tantangan rantai pasokan.

Masalah ini juga membuat pejabat AS menunjukkan ketergantungan negaranya pada produk luar negeri. Ini juga merupakan penyebab dari ancaman keamanan nasional.

artikel berikutnya

Bekerja sebagai sopir truk, manufaktur chip Samsung menderita

di udara segar!! Senjata laser rahasia Indonesia yang dirancang untuk menembak jatuh J-20 China

admin

Share
Published by
admin
Tags: Teknologi