Categories: Sejarah

Sejarah Perkembangan Geografi, Dari Klasik Hingga Abad Ke21 Detikcom

1657103634?v=1 - Situs Berita Online Terbaik

Jakarta –

Geografi adalah cabang ilmu sosial yang mempelajari bumi dan hubungannya, persamaan, dan tata ruangnya dengan organisme. Namun bagaimana sejarah perkembangan geografi dari waktu ke waktu?

Sebelumnya, kata "geografi" berasal dari "geo" yang berarti tanah dan "decanter" yang berarti gambar. Konsep geografi pertama kali diperkenalkan oleh seorang sarjana Yunani bernama Eratosthenes (276-194 SM).

Mengutip Bentuk Pembelajaran Geografi di Kelas 10 Sekolah Menengah Pertama yang disusun oleh Fitri Sekar Lestari, berbagai tahapan sejarah dalam perkembangan geografi dibedakan dari waktu ke waktu. Sejarah perkembangan geografi dijelaskan sebagai berikut:

1. Geografi pada Zaman Klasik

Geografi periode klasik mengacu pada periode antara abad ke-6 dan ke-1 SM. C., yang masih kaya akan mitologi dan sejarah budaya manusia. Pada tahap ini, bangsa Romawi menjadi salah satu pelopor dalam menggunakan geografi untuk memetakan wilayah di dunia.

Selain itu, geografi juga digunakan sebagai pisau untuk menggambarkan pelabuhan, daratan, dan garis pantai Kekaisaran Romawi. Beberapa ahli geografi saat ini termasuk Ptolemy, Herodotus, Thales, dan Anaximander.

2. Geografi pada Abad Pertengahan dan Renaisans

Perkembangan geografi berkembang pesat selama Abad Pertengahan atau Renaisans ini dengan lahirnya banyak ahli geografi baru. Di sisi lain, para cendekiawan Arab daratan juga mempelajari geografi secara ekstensif.

Hal ini dilakukan oleh Ibn Battuta, dalam Ibn Khaldun al-Idrisi, yang mengembangkan warisan geografi klasik dari peradaban Romawi kuno. Selain itu, ada tokoh-tokoh Barat seperti Marco Polo, Vasco da Gama, Kolombo dan lain-lain yang menerapkan ilmu geografi untuk melakukan perjalanan ke wilayah-wilayah baru di dunia.

3. Geografi di zaman kita

Era modern geografi ini dimulai pada abad kedelapan belas hingga awal abad kesembilan belas, ditandai dengan banyaknya ahli geografi baru. Di mana para akademisi ini melakukan banyak penelitian teoretis, konseptual, dan geografis yang luas di kampus-kampus Eropa.

Beberapa tokoh dalam geografi modern termasuk Immanuel Kant, Alexander von Humboldt, Carl Ritter, dan Charles Darwin. Selama periode ini geografi berkembang sangat pesat di Eropa, terutama di Perancis dan Jerman.

4. Geografi pada abad XIX.

Sedangkan era sebelumnya hanya berfokus pada hubungan, korelasi, perencanaan tata ruang, dan studi tentang bumi, geografi mengalami transformasi pada akhir abad ke-19. Sedangkan geografi memperluas bidang kajiannya dengan membahas iklim, flora, fauna, dan bentang alam.

Banyak ahli geografi yang terlibat dalam pendalaman ilmu geologi dalam penelitiannya dan menjadi sumber penelitian baru dalam spektrum geografi. Ahli geografi abad kesembilan belas termasuk Friedrich Ratzel, Ferdinand von Riethoven, Hartshorne, Vidal de la Blache, dan Preston E. Jaime.

5. Geografi abad ke-21 (Hari ini)

Pada abad ke-21, geografi berkembang seperti ilmu-ilmu sosial lainnya (sosiologi, antropologi dan filsafat). Dimana geografi menjadi alat ilmiah untuk memecahkan berbagai masalah sosial yang dihadapi oleh seorang individu.

Pada era ini, geografi juga mulai menggunakan alat canggih seperti komputer dan teknologi lainnya dalam upaya memasukkan, menyimpan, mengeksplorasi, mengintegrasikan, memanipulasi, menganalisis, dan memvisualisasikan data yang terkait dengan lokasi di permukaan bumi.

Nah, itulah sejarah perkembangan geografi dari zaman klasik hingga saat ini. Selamat belajar detektif!

Tonton video "Tahun paling mengerikan dalam sejarah manusia" [Udang: video 20 detik] (Loos/Loos)

Tidak ada komunitas tanpa dia! Ini adalah biografi dan fakta menakjubkan tentang ulama Islam Al-Khawarizmi.

admin

Share
Published by
admin
Tags: sejarah